21Mei1998
Sudah 16 tahun lamanya pasca
lengsernya pemerintahan jenderal
besar Indonesia dari kursi
kepemimpinannya..
32 tahun lamanya dia menjadi
orang nomor satu di bumi pertiwi
ini..
Adilkah?
Adilkah memerintah begitu
lawasnya?
Disaat semua dimonopoli bersama
partai besarnya.
Ya.
Partai yg harus dipilih oleh para
pejabat dan pegawai dalam
pemerintahan kala itu.
Lalu apa arti sebuah demokrasi?
Kebebasan pendapat para rakyat
Indonesia.
Jika semuanya dibatasi dan kadang
hilang tanpa jejak setelah aspirasi
itu tersalurkan.
Geram.. ya ...
Nampaknya para pribumi telah
jenuh...
Jenuh dengan pemerintahnya yg
juga pribumi namun mengekang
layaknya kolonial..
Dari jalan dan turun ke jalan.
Para pejuang perubahan turun ke
jalan.
Entah siapa yg mengkoordinasi
Mungkin hati nurani mereka..
Yg geram atas semuanya..
Atas semua yg ada dibalik layar
selama 32 tahun belakangan.
Indonesia inginkan sebuah
perubahan
Sebuah pembaharuan
Sebuah kejujuran
Sebuah keadilan
Dan suatu arti negara demokrasi yg
berideologikan pancasila.
Merdeka.. merdeka.. merdeka atau
mati!
Rusuh..
Peluru..
Lemparan dimanamana
Goncang.. negara ini goncang..
Goyah...
Goyah...
Goyah...
Runtuh lah hai kau..
Yg sudah duduk puluhan tahun
lamanya di kursi empuk mu itu.!
Dorong...
Dorong...
Dorong....!
Brukk...
Maju...
Maju...
Maju...
Naik...
Iya ayo naik...
Kibarkan sang red and white
Di puncak senayan...
Dudukilah penindasan batin ini...
Ya...
Istana itu.. istana
si nomor satu tergoyahkan..
Ya..
Pidato itu..
Deklarasi ketidakberdayaan itu..
Tertidak sanggupan memerangi
para pribumi..
Meledak jua dari ucapan bibirnya..
Merdeka...
Merdeka...
Merdeka...
Lengser..
Lengser..
Para pribumi menari nari bahagia..
Walau nyawanyawa kawankawan
mereka tlah binasa..
Merdeka..
Merdeka..
Merdeka..
Demi bumi pertiwi ini..
Katanya..
Kata mereka..
16 tahun sudah setelahnya...
Kini...
Di masa reformasi..
Haha..
Iya tetap.. bangsa ini tetap begini..
Lihat sistem pendidikan kita..
Lihat sistem politik kita.. ya politik
uang?
Lihat sistem ekonomi kita..
Lihat segala aspek..
Pemerintah..
Pemerintah..
Kerap kali disalahkan..
Ya.
Pemerintah salah..
Yaa..
Mereka salah..
Pribumi yg salah ciptakan sistem..
Salah membangun negeri dari
segala aspek..
Iya benar...
Tapi..
Sadarkah kita hei para pribumi?
Kita rakyatnya..
Juga punya andil tersendiri..
Benarkah sudah sikap kita..
Benarkah sikap kita..
Saya akui saya belum dapat
menjadi warga negara Indonesia yg
baik
Saya malu pada generasi
sebelumnya para pahlawan negeri
ini..
Saya malu dengan generasi saya
sekarang.. saya merasa generasi ini
di ambang kegagalan..
Saya jg terlebih malu kepada
generasi selanjutnya..
Cerita apa nantinya yg akan saya
ceritakan pada mereka..
Cerita indah ataukah cerita pilu
teriakan negeri ini?
Bagaimana dengan anda?